Bagi kalian yang suka sama software ini silahkan download aja, ini merupakan pembelajaran tentang Islam.
Download here :
MUHAMMAD
http://www.ziddu.com/download.php?uid=b62inZSqaqubm5mttqyZlJyiaLCWlZWn8
Quran
http://www.ziddu.com/download.php?uid=abKhmJmrZrGiluKnZaqhkZSrYqual5qu5
PRAYTIME (Waktu Shalat)
http://www.ziddu.com/download.php?uid=bK2alZarZaual5isbPiblJStYaqfkZWmbA%3D%3D4
AlQuranDigital
http://www.ziddu.com/download.php?uid=abOhmJqraLGfnOKnZ6qhkZSrZKualpaq7
SetupQuranInWordInd
http://www.ziddu.com/download.php?uid=ZLKbmJmsZLGhnJitsayZlJyiY7CWlZap3
semangat.pdf
http://www.ziddu.com/download.php?uid=cqqalp2qbrGamJalafiblJStZqqfkZalaw%3D%3D9
dunia_semut.pdf
http://www.ziddu.com/download.php?uid=aLKim5ytYrKempitsKyZlJyiYrCWlpSn2
Islam and karma_1st.pdf
http://www.ziddu.com/download.php?uid=cLOalpymaK6cmZmpaviblJStZaqfkZalbA%3D%3D8
SOFTWARE ISLAM
Diposting oleh Unknown di 09.39 0 komentar
Label: Islam Download
Kelahiran scene musik rock underground di Indonesia sulit dilepaskan dari evolusi rocker-rocker pionir era 70-an sebagai pendahulunya.
Sebut saja misalnya God Bless, Gang Pegangsaan, Gipsy (Jakarta), Giant Step, Super Kid (Bandung), Terncem (Solo), AKA/SAS (Surabaya), Bentoel (Malang) hingga Rawe Rontek dari Banten.
Mereka inilah generasi pertama rocker Indonesia. Istilah underground sendiri sebenarnya sudah digunakan Majalah Aktuil sejak awal era 70an. Istilah tersebut digunakan majalah musik dan gaya hidup pionir asal Bandung itu untuk mengidentifikasi band-band yang memainkan musik keras dengan gaya yang lebih liar dan exstrem untuk ukuran zamannya. Padahal kalau mau jujur, lagu2x yang dimainkan band- band tersebut di atas bukanlah lagu karya mereka sendiri, melainkan milik band-band luar negeri macam Deep Purple, Jefferson Airplane, Black Sabbath, Genesis, Led Zeppelin, Kansas, Rolling Stones hingga ELP.
Tradisi yang kontraproduktif ini kemudian mencatat sejarah namanya sempat mengharum di pentas nasional. Sebut saja misalnya El Pamas, Grass Rock (Malang), Power Metal (Surabaya), Adi Metal Rock (Solo), Val Halla (Medan) hingga Roxx (Jakarta). Selain itu Log jugalah yang membidani lahirnya label rekaman rock yang pertama di Indonesia, Logiss Records. Produk pertama label ini adalah album ketiga God Bless, “Semut Hitam” yang dirilis tahun 1988 dan ludes hingga 400.000 kaset di seluruh Indonesia.
Menjelang akhir era 80-an, di seluruh dunia waktu itu anak-anak muda sedang mengalami demam usik thrash metal. Sebuah perkembangan style musik metal yang lebih ekstrem lagi dibandingkan heavy metal. Band2x yang menjadi gods-nya antara lain Slayer, Metallica, Exodus, Megadeth, Kreator, Sodom, Anthrax hingga Sepultura. Kebanyakan kota2x besar di Indonesia seperti Jakarta, Bandung, Jogjakarta, Surabaya, Malang hingga Bali, scene undergroundnya pertama kali lahir dari genre musik ekstrem tersebut.
UNDERGROUND VS IDEALISME
Kata underground periode tahun 90-04 sempat naik daun, dan jadi basis sayap kiri bagi kalangan musisi independen. Di Bandung basis kelompok musisi indie, kata underground diterjemahkan sebagai bawah tanah, dengan arti khusus kebebasan buat berkarya.
“Kami menyebut underground sebagai spirit bermusiknya. Di Bandung underground nggak ada yang istilah paling hebat. Jadi, semua bersaing. Semua memiliki kubu dan massa masing-masing. Beda dengan di Jakarta, dulu ada satu grup yang menjadi pimpinan underground. Di Sukabumi juga begitu, kata salah satu penyiar Radio MGT FM Bandung. Karena kata underground sering diartikan salah kaprah, maka bagi sebagian musisi, kata underground diartikan sebagai band-band pembawa lagu-lagu keras, “wah yang ngomomg kayanya blom lulus buat jadi musisi nih” tapi buat banyak musisi lainnya, underground bisa diisi segala macam jenis musik, selama mereka belum masuk pada major label.
Banyak band2x yang sekarang bernaung di major label, background aslinya adalah band indie juga. toh buat mereka ga ada masalah dengan penggemar panatik mereka ketika masih band indie, apa yang dicapainya sekarang adalah titik kesuksesan berkarir, soalnya kita sedang di dalam ruang lingkup rezeki kalau memang kita bisa masuk ke major label knapa ngga kita manfaatin semaksimal mungkin bukan berarti indie label ngga ngejanjiin masa depan yang bagus. ini tinggal soal peluang yang harus atau ngga diambil sama sekali.
Aliran musik dalam underground bisa sangat beragam, mau yang load voice, midlle voice sampai yang kalem pun itu bisa, yang penting semangat dalam pembawaan nya aja yang jangan di lupain. soalnya semangat / spirit ini lah yang paling penting “UNDERGROUND SPIRIT”. ambil contoh, ketika kita mendengarkan beberapa buah lagu : return of zelda-system of a down, enter sandman-metallica dan american idiot-green day. Yang kita tahu ke tiga lagu tsb sama2x load voice, sama2x dimainkan dengan peralatan musik yang ga jauh beda jenisnya, tapi kalo kita telisik lebih dalam pasti ada banyak perbedaan yang mencolok dari ke tiga nya, apalagi kalo bukan pembawaan ama spiritnya. Hal ini juga lah yang dapat membedakan jenis musik dan aliran apa yang mereka mainkan. Begitu pula dengan undergound, klo selalu di deskripsikan dengan musik yang keras, tentunya itu salah besar.
Namun memang underground lebih dekat dengan jenis musik metal. Jenis musik ini memang jauh dari incaran perusahaan rekaman besar yang, yang biasa disebut major label. Bahkan ada pendapat agak ekstrem, “Kalau band indie masuk major label, pasti konsep bermusiknya jadi beda, karena harus disesuaikan dengan pasar, dan tak dapat beridealis ria lagi.
Pendapat inilah yang ditolak oleh Beng-Beng, Jun Fan Gung Foo dan Noin Bullet dari Bandung. Noin Bullet yang memainkan musik ska-core, awalnya memang indie label, namun kini masuk lingkaran major label Warner Music Indonesia. “ Tapi musik kami tak berubah. Semua lagu yang kami jual dengan indie label, langsung diedarkan lagi oleh Warner, dengan label Warner Music Indonesia. Tanpa berubah, tanpa didikte siapapun, “ kata Chairul, gitaris Noin Bullet. Bersama Beng-Beng, ia curiga, jangan-jangan anak-anak indie banyak iri, karena Pas, Noin Bullet dan beberapa band indie lainnya bisa masuk major label, sementara mereka belum. http://www.newsmusik.net/
Ngomong2x soal idealisme, sebagian besar band2x indie mengusungnya baik dalam karya lagu, pementasan bahkan ada yang membawa idealisme tersebut dalam kehidupannya sehari - hari. Macam2x jenis idealisme yang di usung band2 indie tsb, diantaranya : Idealis terhadap isu anti kemapanan, Idealis terhadap isu anti major label, Idealis terhadap isu sosial, politik dan ekonomi bahkan ada yang lebih extrem yaitu Idealis dengan atheisme atau tidak percaya terhadap adanya Tuhan. Cuman untuk point yang ke empat ini kita akan sangat sulit untuk menjumpainya.
Banyak band-band indie yang sejak awal sudah idealis salah satunya alergi sama major label, dan tak mau menawarkan lagu2x karyanya ke sana. Padahal banyak contoh menarik tentang band-band indie yang masuk major label, seperti Netral, Pas, Jun Fan Gung Foo dan Sucker Head.
Berikut adalah sebagian kecil band2x indie asli made in bandung yang mungkin dapat gw inget, yang eksistensinya masih dapat kita jumpai :
Jack and the four man, Koil, Polyester embassy, The tomato, Rocket rocker, Alone at last, Closehead, Mobil derek, Disconnected, The s.i.g.i.t, Mocca, Tcukimay, Pure saturday, A stone A, Retrieval, Restless, Hellgods, Jeruji, Laluna, Maymelian, Burgerkill, Bak sampah dll
Akhirnya, dalam keluarga underground alias independen itu, ada jenis musik yang beragam : industrial-techno, hardcore, brutal death metal, punk, hardrock, ska, alternative, black metal dan lainnya.
UNDERGROUND VS INDIE
Indie Indonesia Era 2000-an
Bagaimana pergerakan scene musik independen Indonesia era 2000-an?
Kehadiran teknologi internet dan e-mail jelas memberikan kontribusi besar bagi perkembangan scene ini. Akses informasi dan komunikasi yang terbuka lebar membuat jaringan (networking) antar komunitas ini semakin luas di Indonesia. Band-band dan komunitas-komunitas baru banyak bermunculan dengan menawarkan style musik yang lebih beragam.
Trend indie label berlomba-lomba merilis album band-band lokal juga menggembirakan, minimal ini adalah upaya pendokumentasian sejarah yang berguna puluhan tahun ke depan. Yang menarik sekarang adalah dominasi penggunaan idiom indie dan bukan underground untuk mendefinisikan sebuah scene musik non-mainstream lokal. Sempat terjadi polemik dan perdebatan klasikmengenai istilah indie atau underground ini di tanah air.
Sebagian orang memandang istilah underground semakin bias karena kenyataannya kian hari semakin banyak band-band underground yang sell-out, entah itu dikontrak major label, mengubah style musik demi kepentingan bisnis atau laris manis menjual album hingga puluhan ribu keping. Sementara sebagian lagi lebih senang menggunakan idiom indie karena lebih elastis dan misalnya, lebih friendly bagi band-band yang memang tidak memainkan style musik ekstrem. Walaupun terkesan lebih kompromis, istilah indie ini belakangan juga semakin sering digunakan oleh media massa nasional, jauh meninggalkan istilah ortodoks `underground’ itu tadi.
[brigezisback.wordpress.com]
Diposting oleh Unknown di 14.23 0 komentar
Label: Artikel Musik
DAFTAR VIDEO MUSIK YANG DISENSOR
Ini adalah daftar video musik yang disensor baik oleh MTV, MTV2, VH1, CMT, BET, Q TV, Juice TV, Fuse, The Box, C4 atau MuchMusic. Termasuk video yang tidak dilarang di semua stasiun (misalnya "Prison Sex" dari Tool ditayangkan di C4, namun dilarang oleh MTV dan MuchMusic). Video dengan kandungan eksplisit ditebalkan.
- 2 Live Crew "Me So Horny" Video
- 50 Cent "Just A Little Bit"
- Add N To (X) "Plug Me In" Video
- AFI "The Leaving Song Pt. II" Video
- Anthrax "What Doesn't Die" Video
- Aphex Twin "Come To Daddy" Video & "Windowlicker" Video
- Audioslave "Show Me How To Live" Video
- Basement Jaxx "U Don't Know Me" Video
- Björk "Army of Me" Video, "Cocoon" Video & "Pagan Poetry" Video
- Blink 182 "Adam's Song" Video & "I Miss You" Video
- Bloodhound Gang "The Bad Touch" Video
- British Sea Power "Please Stand Up" Video
- Britney Spears "Toxic" Video
- Cannibal Corpse "Sentenced to Burn" Video
- The Cardigans "My Favourite Game" Video 1 Video 2
- Christina Aguilera "Dirrty" Video
- Cradle Of Filth "From The Cradle To Enslave" Video
- Custom "Hey Mister" Video
- D12 "Purple Hills" Video
- Dandy Warhols "Bohemian Like You" Video
- Danzig "Mother" Video
- Dimmu Borgir "Progenies Of The Great Apocalypse" Video
- Disturbed "Prayer" Video
- DJ Shadow "Walkie Talkie" Video
- The Doors "The Unknown Soldier" Video
- Dr. Dre "The Next Episode" Video
- Duran Duran "Girls on Film" Video
- Eminem "Superman" Video
- Enrique Iglesias "Sad Eyes"
- Fiona Apple "Criminal" Video
- Foo Fighters "Low" Video
- Frankie Goes To Hollywood "Relax" Video
- Franz Ferdinand "Do You Want To" Video
- The Haunted "D.O.A." Video
- Garth Brooks "The Thunder Rolls"
- George Michael "I Want Your Sex" Video
- Green Day "American Idiot"
- Incubus "Megalomaniac" Video
- INXS "The Gift" Video
- Jay-Z "99 Problems" Video
- Kings Of Leon "Four Kicks" Video
- Lamb of God "Now You've Got Something To Die For"
- Ludacris "Splash Waterfalls"
- Lil' Kim "How Many Licks" Video
- Machine Head "Crashing Around You"
- Madonna "Justify My Love" Video & "What It Feels Like For a Girl" Video
- Maroon 5 "This Love"
- Marilyn Manson "S(aint)" Video, "Sweet Dreams (Are Made of This)" Video, "The Nobodies" Video & "Coma White" Video
- Massive Attack "Be Thankful For What You've Got" Video
- Megadeth "In My Darkest Hour" Video
- Methods Of Mayhem "Get Naked"
- Metallica "Turn The Page" Video
- Mötley Crüe "Girls, Girls, Girls" Video & "Primal Scream" Video
- Michael Jackson "Black or White" Video, "You Are Not Alone" Video & "They Don't Care About Us" Video
- Mr. Bungle "Travolta" Video
- Nas featuring Puff Daddy "Hate Me Now" Video
- Neil Young "This Note's For You" Video
- Nelly & Justin Timberlake "Work It" Video
- Nelly "E.I. the Tipdrill remix"
- Nine Inch Nails "Happiness in Slavery" Video, "Closer" Video
- Panic! At The Disco "I Write Sins, Not Tragedies"
- Papa Roach "The Last Resort" Video
- Pearl Jam "Jeremy"
- Primus "Lacquer Head" Video
- The Prodigy "Smack My Bitch Up" Video
- Rammstein "Mann Gegen Mann" Video
- R.E.M. "Losing My Religion" Video
- The Replacements "The Ledge" Video
- Rise Against "Ready To Fall" Video
- Robbie Williams "Rock DJ" Video
- Scissor Sisters "Filthy Gorgeous" Video
- Sepultura "Arise" Video
- Sir Mix-a-Lot "Baby Got Back" Video
- Skinny Puppy "Testure" Video, "Worlock" Video
- Smashing Pumpkins "Try, Try, Try" Video
- Soundgarden "Jesus Christ Pose" Video
- Spinal Tap "Bitch School" Video
- Squirrel Nut Zippers "Put A Lid On It"
- tAtU "All About Us" Video
- The Strokes "Juicebox" Video
- System Of A Down "Boom!" Video, "Hypnotize" Video & "Sugar" Video
- Taking Back Sunday "Cute Without The 'E' (Cut From The Team)"
- Tenacious D "Fuck Her Gently" Video
- Tool "Prison Sex" Video
- Type O Negative "My Girlfriends Girlfriend" Video, "Love You To Death" Video
- U.N.K.L.E. "Rabbit In Your Headlights"
- Van Halen "Oh! Pretty Woman" Video
- Warrant "Cherry Pie" Video
- Wax "California" Video
- Ween "I Can't Put My Finger On It" Video
- Weezer "Hash Pipe" & "We Are All On Drugs" Video
Diposting oleh Unknown di 11.53 0 komentar
Label: Artikel Musik
GRUP METAL DUNIA
A
- Abigor (Austria)
- Aborym (Italia)
- Absu (Amerika serikat)
- Absurd (Jerman)
- Abruptum (Swedia)
- Aes Dana (Perancis)
- Agathodaimon (Jerman)
- Ajattara (Finlandia)
- Akercocke (Britania raya)
- Akitsa (Kanada)
- Alastis (Swiss)
- Amarok (Norwegia)
- Amon Amarth (Swedia)
- Anaal Nathrakh (Inggris)
- Ancient (Norwegia)
- Ancient Rites (Belgia)
- ...And Oceans (Finlandia)
- Anorexia Nervosa (Perancis)
- Antaeus (Perancis)
- Antestor (Norwegia)
- Arafel (Israel)
- Arckanum (Swedia)
- Arcturus (early albums) (Norwegia)
- Arkhon Infaustus (Prancis)
- Arthemesia (Finlandia)
- Astrofaes (Ukraina)
- Atritas (Swiss)
- Aura Noir (Norwegia)
- Averse Sefira (Amerika Serikat)
- Axis of Advance (Kanada)
- The Axis of Perdition (Inggris)
B
- Baphomets Throne (Polandia)
- Baptism (Finlandia)
- Barathrum (Finlandia)
- Bathory (Swedia)
- Behemoth (Polandia)
- Beherit (Finlandia)
- Behexen (Finlandia)
- Belphegor (Austria)
- Bethlehem (Jerman)
- Blasphemy (Kanada)
- Bloodaxe (Kanada)
- Bloodthorn (Norwegia)
- Blut Aus Nord (Perancis)
- Borknagar (Norwegia)
- Bulldozer (Italia)
- Burzum (Norwegia)
C
- Carpathian Forest (Norwegia)
- Carpe Tenebrum (Australia)
- Catamenia (Finlandia)
- Celtic Frost (early) (Swiss)
- Ceremonial Embrace (Finlandia)
- Children of Bodom (Finlandia)
- Cirith Gorgor (Belanda)
- Clandestine Blaze (Finlandia)
- Countess (Belanda)
- Cradle of Filth (Inggris)
- Crimson Moonlight (Swedia)
D
- Daemonarch (Portugal)
- Dark Funeral (Swedia)
- Darkthrone (Norwegia)
- Darkwoods My Betrothed (Finlandia)
- Dawn of Relic (Finlandia)
- Deathspell Omega (Perancis)
- Dekadent (Slovenia)
- Demonic Resurrection (India)
- Deströyer 666 (Australia)
- Diabolical Masquerade (Swedia)
- Dimmu Borgir (Norwegia)
- Dissection (Swedia)
- Dissimulation (Lithuania)
- Dødheimsgard (Norwegia)
- Dragonlord (Amerika serikat)
- Drudkh (Ukraina)
E
- Echoes of Silence (Amerika serikat)
- Eisregen (Jerman)
- Emperor (Norwegia)
- Enslaved (Norwegia)
- Eutonazia Kordax (Rusia)
F
- Fleurety (1st album only) (Norwegia)
- Frost Like Ashes (Amerika serikat)
- Funeral Fog (Kanada)
G
- Geasa (Irlandia)
- Goatwhore (Amerika serikat)
- God Dethroned (Belanda)
- Godkiller (Monako)
- Godless (Porto Rico)
- Gorelord (Norwegia)
- Gorgoroth (Norwegia)
- Grand Belial's Key (Amerika serikat)
- Graveland (Polandia)
- Graveworm (Italia)
H
- Hades Almighty (Norwegia)
- Handful of Hate (Italia)
- Hate Forest (Ukraina)
- Hecate Enthroned (Inggris)
- Hellgods (Indonesia)
- Hellacaust (Kanada)
- Horde (Australia)
- Horna (Finlandia)
I
- Ildjarn (Norwegia)
- Immortal (Norwegia)
- Impaled Nazarene (Finlandia)
- Impiety (Singapura)
- Infernum (Polandia)
- In the Woods... (Norwegia)
- iron dead734 (indonesia)
J
K
- Keep Of Kalessin (Norwegia)
- Khold (Norwegia)
- Koldbrann (Norwegia)
- Krieg (Amerika serikat)
- King Diamond (Denmark)
L
M
- Marduk (Swedia)
- Master's Hammer (Republik Ceko)
- Mayhem (Norwegia)
- Meads of Asphodel (Britania raya)
- Melechesh (Israel)
- Mercyful Fate (Denmark)
- Mezzerschmitt (Norwegia)
- Moonblood (Jerman)
- Moonsorrow (Finlandia)
- Mörk Gryning (Swedia)
- Mütiilation (Perancis)
- Mystic Circle (Jerman)
- Mystic Forest (Perancis)
- Mysticum (Norwegia)
- Mystis (Indonesia)
- Mysticism (Indonesia)
N
- Naglfar (Swedia)
- Nargaroth (Jerman)
- Nattefrost (Norwegia)
- Necromantia (Yunani)
- Necrophobic (Swedia)
- Negură Bunget (Rumania)
- Neurotic of Gods (Indonesia)
- Nifelheim (Swedia)
- Noctifer (Italia)
- Nokturnal Mortum (Ukraina)
O
P
R
S
- Sabbat (Jepang)
- Samael (Swiss)
- Sargeist (Finlandia)
- Satyricon (Norwegia)
- Satanic Warmaster (Finlandia)
- Setherial (Swedia)
- Shining (Swedia)
- Sigh (Jepang)
- Sodom (Jerman)
- Solefald (Norwegia)
- Sottish (band)|Sottish]] ([indonesia])
- Summoning (Austria)
T
- Taake (Norwegia)
- Thorns (Norwegia)
- Thou Art Lord (Yunani)
- Thy Serpent (Finlandia)
- Tormentor (Hungaria)
- Troll (Norwegia)
- Trollech (Republik Ceko)
- Trollheim's Grott (Finlandia)
- Tsjuder (Norwegia)
- Tvangeste (Rusia)
- Twilight Ophera (Finlandia)
U
V
- Varathron (Yunani)
- Ved Buens Ende (Norwegia)
- Velvet Cacoon (Amerika serikat)
- Venom (Inggris)
- Vesania (Polandia)
- Vintersorg (Swedia)
- Vesperian Sorrow (Amerika Serikat)
- Vlad Tepes (Perancis)
- Von (Amerika serikat)
- Vreid (Norwegia)
- Vendetorn {Indonesia}
W
- Watain (Swedia)
- Weakling (Amerika serikat)
- Winter of Apokalypse (Amerika serikat)
- Woods of Ypres (Kanada)
- Windir (Norwegia)
X
Z
Diposting oleh Unknown di 11.21 1 komentar
Label: Artikel Musik
MARTY FRIEDMAN
Marty Friedman (lahir di Washington, D.C pada 8 Desember 1962) adalah seorang gitaris asal Amerika Serikat. Dia sudah rekaman sejak 1980 bersama grup band pertamanya Deuce, namun baru terkenal di dunia musik ketika ia bergabung dengan Megadeth pada tahun 1990. Ia sekarang tinggal di Jepang dan membawakan acara televisi Rock Fujiyama dan Jukebox English. Friedman belajar gitar sendiri, dan gayanya memadukan musik Asia dan Barat, mulai dari neo-classical, thrash metal, sampai progressive rock.
Diskografi
bersama Hawaii
- Made In Hawaii (EP) (sebagai Vixen) (1983)
- One Nation Underground (1983)
- Loud, Wild And Heavy (EP) (1984)
- The Natives Are Restless (1985)
bersama Cacophony
- Speed Metal Symphony (1987)
- Go Off! (1988)
bersama Megadeth
- Rust in Peace (1990)
- Countdown to Extinction (1992)
- Youthanasia (1994)
- Hidden Treasures (1995)
- Cryptic Writings (1997)
- Cryptic Sounds - No Voices in Your Head (1998)
- Risk (1999)
solo
- Dragon's Kiss (1988)
- Scenes (1992)
- Introduction (1995)
- True Obsessions (1996)
- Music For Speeding (2003)
- Loudspeaker (2006)
Download here :
1. ThunderMarch
http://www.ziddu.com/download.php?uid=bbChnZSla66el5WntayZlJyiZ7CWlZSp7
2.ThunderMarchUnreleasedDemoVersion
http://www.ziddu.com/download.php?uid=arGalJetZ7Kfl5aqa%2FiblJStYKqfkZWlaQ%3D%3D3
Mau tau lebih banyak tentang Karya Marty Friedman silahkan kirim ke YM GW..........
Diposting oleh Unknown di 10.30 0 komentar
Label: Biografi Musisi
